Artikel Pertama coba saja.

November 14, 2007

Ahhhh…. ga bisa ku pejamkan mataku 2 hari ini, dan sekarang waktu dah nunjukan pukul 5 pagi.

Hari ini, adalah hari yang paling membuatku nervous. Tanggal 11 April. Mengapa demikian???

Kronologi:

  • Istriku dinyatakan mengalami penyempitan panggul yang cenderung tidak simetris dan harus diambil tindakan “Operasi”
  • Dokter (dr. putu gede wardhiana, spog)mengatakan dan atas permintaanku juga melaksanakan tindakan tersebut tanggal 11 April 2007 jam 09.00 pagi.
  • Laporan rujukan harus diterima paling lambat jam 07.00 pagi di RS. Prima Medika.

Berangkat ke RS. Prima Medika.

Jam 06.00 aku sudah bersiap akan berangkat ke RS. Prima Medika. (Tambah Grogi kali ya…). Selesai mandi tak lupa sembahyang bersama keluarga. Tapi yang aku herankan Istriku (All call her : Jero Citra),tampak sangat tenang dan jauh berbeda dengan ku.

Sampai di RS. Prima Medika.

Di ruang Observasi

Waktu terasa begitu Lama

Lamaaa sekali, itu yang dapat aku ekspresikan. menunggu adalah hal yang paling menyebalkan. Sudah 2 jam istriku masuk ruang observasi dan dilanjutkan ke ruang tindakan operasi. Aku sempat bertemu dr. Wardhiana, dan beliau cuma tersenyum sambil berkata “Tenang saja Ngurah, Jeronya akan baik2 saja”.

Lega juga aku mendengarnya.

Dan akhirnya…..

Setelah penantian lama, 9 bulan lebih, akhirnya anak kesayangannku (all call her : Gung Anya) lahir. Berat 3,1 kg dan panjang hmmmmm 50 cm. Hi…hi… hi…, lucu sekali dia.

Lega perasaanku karena istriku juga sehat dan selamat. Terimakasih Tuhan.

Esok harinya…

Keesokan harinya setelah visite dokter, istriku dinyatakan dalam kondisi sangat stabil dan infus sudah bisa dilepas. Dokter juga menyarankan untuk mulai belajar berjalan.

Kemarin, Rabu 7 Nopember 2007 kami melakukan Halal Bi Halal sambil bersyukur pada Allah SWT atas banyak nikmat yang tercurah pada kami diantaranya: (1) Keberangkatan Pak H. Bustamam ke Tanah Suci sebagai hadiah Juara Pemilihan Dai Karyawan Dinas Dikmenti DKI Jakarta, (2) Keberangkatan Pak H. Bustamam ke Nusa Tenggara Timur sebagai anggota tim Puskur Balitbang Depdiknas RI memantau pelaksanaan KTSP (3) Keberhasilan Ibu Umi Umairoh lulus test sertifikasi dari IAI – Ikatan Akuntan Indonesia – cuma 3 orang dari DKI Jakarta

Bertemu dengan Ibu-ibu Bhayangkari hampir selalu mengesankan, betapa tidak … mereka merespon dengan bergairah setiap tugas dan permainan yang berlangsung sepanjang sessi “Teknik dan Simulasi Penyuluhan” Pelatihan Fasilitator Penyuluh bagi Pengurus Bhayangkari, di Balai Diklat BPKP Bogor Jawa Barat, Rabu 23 Oktober 2007.